← Semua Panduan
Teduh Technology
Panduan Pengguna
Panduan Pengguna · Keuangan · Odoo 19

Mengelola Fixed Assets & Penyusutan

Kendaraan, mesin, gedung, perangkat lunak : aset yang dibeli untuk dipakai bertahun-tahun tidak dibebankan sekaligus, melainkan disusutkan. Odoo mengurus jurnalnya secara otomatis.

Bagian A : Konsep & Persiapan
Langkah 01

Pahami aset tetap & penyusutan

Non-current assets (aset jangka panjang) adalah investasi yang manfaatnya dinikmati lebih dari satu tahun : mereka dikapitalisasi ke neraca, bukan dibebankan sekaligus. Fixed assets adalah jenisnya yang dibeli untuk sisi produktifnya: gedung, kendaraan, peralatan, tanah, perangkat lunak.

Contoh dari dokumentasi Odoo: mobil seharga $27.000, disusutkan 5 tahun, nilai jual akhir (salvage) $7.000 : dengan metode garis lurus, $4.000 dibebankan tiap tahun:

KomponenNilaiKeterangan
Harga perolehan$27.000Masuk neraca sebagai aset
Beban penyusutan$4.000 / tahunMasuk P&L selama 5 tahun
Akumulasi penyusutan$20.000Di neraca setelah 5 tahun
Salvage value$7.000Nilai tak disusutkan
Cara Kerja Odoo

Odoo membuat semua entri penyusutan otomatis dalam mode draft, lalu mempostingnya satu per satu pada waktunya. Server memeriksa sekali sehari : jadi perubahan draft → posted bisa butuh hingga 24 jam.

Langkah 02

Siapkan akun aset & posting yang benar

Prasyaratnya satu: pembelian aset harus diposting ke assets account, bukan ke akun beban default.

  1. Buat akunnya di Accounting Configuration Chart of Accounts : dengan Type Fixed Assets atau Non-current Assets (soal pentingnya Type, lihat panduan Journal · CoA · Reporting).
  2. Saat mencatat vendor bill pembelian aset, pilih akun aset tersebut pada kolom Account di baris tagihannya : selagi masih draft.
Produk Khusus Aset

Sering membeli jenis aset yang sama? Buat produknya sendiri (mis. "Laptop Karyawan") dan set akun aset sebagai Expense Account-nya : setiap pembelian produk itu otomatis mendarat di akun yang benar, mengikuti hierarki akun di panduan sebelumnya.

Bagian B : Asset Entry & Penyusutan
Langkah 03

Buat asset entry & hitung penyusutannya

Buka Accounting Accounting Assets, klik Create, dan isi formnya. Klik select related purchases untuk menautkan journal item pembelian : beberapa kolom langsung terisi otomatis dan pembeliannya tercantum di tab Related Purchase.

Form asset entry dengan related purchases
Form asset entry · sumber: dokumentasi resmi Odoo

Pilih metode penyusutan:

  • Straight Line : nilai dibagi rata; semua entri sama besar.
  • Declining : nilai dikali declining factor tiap periode; entri makin mengecil, entri terakhir menghabiskan sisanya.
  • Declining Then Straight Line : menurun cepat di awal, lalu konstan (declining dengan batas bawah garis lurus).

Lalu klik Compute Depreciation : Depreciation Board menampilkan seluruh entri yang akan diposting Odoo beserta tanggalnya. Jika cocok, Confirm.

Depreciation board berisi jadwal entri penyusutan
Depreciation Board · sumber: dokumentasi resmi Odoo
Prorata Temporis & Jalur Cepat

Aktifkan Prorata Temporis agar entri pertama dihitung dari sisa waktu sejak tanggal prorata : bukan satu periode penuh (contoh dokumentasi: $241,10 alih-alih $4.000). Ada juga jalur cepat: dari Accounting Accounting Purchases, pilih journal item pembelian, lalu Action › Create Asset.

Langkah 04

Ubah nilai atau lepas asetnya

Modifikasi nilai : buka asetnya, klik Modify Depreciation, isi nilai barunya:

  • Penurunan nilai : jurnal Value Decrease diposting dan semua entri mendatang yang belum diposting di Depreciation Board ikut disesuaikan.
  • Kenaikan nilai : asset entry baru (Gross Increase) dibuat, bisa diakses lewat smart button.

Pelepasan (jual/buang) : buka asetnya, klik Sell or Dispose. Odoo membuat semua jurnal pelepasan, termasuk gain or loss on sale dari selisih nilai buku dan harga jualnya : aset pun keluar dari neraca.

Form sell or dispose untuk pelepasan aset
Sell or Dispose · sumber: dokumentasi resmi Odoo
Menjual Aset

Untuk mencatat penjualan aset, posting dulu customer invoice-nya : supaya penjualan aset bisa ditautkan ke invoice tersebut.

Bagian C : Otomasi
Langkah 05

Asset models & otomatisasi penuh

Untuk aset yang rutin dibeli, buat asset model di Accounting Configuration Assets Models : isinya sama seperti asset entry biasa. Asset entry yang sudah dikonfirmasi juga bisa dijadikan model lewat tombol Save Model.

Puncaknya, otomatisasi di akun asetnya sendiri : kolom Automate Assets pada akun bertipe Fixed/Non-current Assets:

  • No : default; tidak terjadi apa-apa.
  • Create in draft : setiap transaksi yang diposting ke akun ini membuat draft asset entry, tinggal dilengkapi dan divalidasi.
  • Create and validate : pilih asset model-nya; setiap transaksi langsung menjadi asset entry tervalidasi.
Pengaturan automate assets pada akun
Kolom Automate Assets pada akun · sumber: dokumentasi resmi Odoo
Rangkaian Penuhnya

Akun aset ber-Automate: Create and validate + dipasang sebagai Expense Account default sebuah produk = pembelian aset yang sepenuhnya otomatis: bill diposting → asset entry tervalidasi → jadwal penyusutan berjalan sendiri.

Ringkasan

Dari pembelian ke penyusutan otomatis

  • Akun aset : Type Fixed/Non-current Assets; pembelian diposting ke sini, bukan ke beban.
  • Asset entry : tautkan pembelian, pilih metode, Compute Depreciation, Confirm.
  • Depreciation Board : seluruh jadwal jurnal terlihat di muka; posting berjalan otomatis.
  • Modify / Sell or Dispose : perubahan nilai dan pelepasan dijurnalkan lengkap, termasuk laba/rugi penjualan.
  • Model + Automate : untuk aset rutin, seluruh alurnya bisa berjalan tanpa sentuhan.
← Journal · CoA · Reporting Tutup Buku →