Pahami alur satu langkah
Secara default, Odoo Inventory memproses barang masuk dan keluar dalam satu langkah: pembelian diterima langsung ke stok, dan pengiriman diambil langsung dari stok ke pelanggan. Untuk toko online pada umumnya, ini alur yang paling sederhana dan cukup.
Pengaturannya per gudang: buka Inventory ‣ Configuration ‣ Warehouses, pilih gudangnya, lalu di tab Warehouse Configuration pastikan:
- Incoming Shipments = Receive goods directly (1 step)
- Outgoing Shipments = Deliver goods directly (1 step)
Pilihan Shipments di form gudang baru terlihat jika fitur Multi-Step Routes aktif (Inventory ‣ Configuration ‣ Settings › bagian Warehouse). Jumlah langkah masuk dan keluar juga tidak harus sama — misalnya terima 1 langkah, tapi kirim 3 langkah (pick + pack + ship) bila operasional gudang membutuhkannya.
Dari purchase order ke receipt
Receipt lahir otomatis dari purchase order. Buat PO seperti biasa (lihat panduan Purchase Order & Vendor): Purchase › New, pilih vendor, tambahkan produk, lalu Confirm Order.
Begitu PO terkonfirmasi, tombol pintar Receipt muncul di atas form. Klik untuk membuka dokumen penerimaan gudang WH/IN.
Proses penerimaan barang
Saat barang dari vendor tiba, buka form receipt tersebut dan klik Validate. Receipt berpindah ke tahap Done — stok gudang otomatis bertambah.
Kembali ke PO lewat breadcrumbs di atas form: kolom Received pada baris produk kini sama dengan jumlah yang dipesan — bukti penerimaan tercatat rapi.
Dari sales order ke delivery
Delivery order pun lahir otomatis dari sales order. Buat SO seperti biasa (lihat panduan Sales Order & Customer): Sales › New, pilih customer, tambahkan produk, lalu Confirm.
Begitu SO terkonfirmasi, tombol pintar Delivery muncul di atas form. Klik untuk membuka dokumen pengiriman gudang WH/OUT.
Proses pengiriman barang
Saat barang siap dikirim, buka form delivery tersebut:
- Isi kolom Quantity sesuai jumlah pesanan di kolom Demand (atau lebih kecil bila kirim sebagian).
- Klik Validate — delivery order berpindah ke tahap Done, dan stok gudang otomatis berkurang.
Kembali ke SO lewat breadcrumbs: kolom Delivered kini sesuai jumlah pesanan. Jika kebijakan penagihan produk memakai Invoice what is delivered, di titik inilah invoice baru bisa dibuat.
Dua pintu gudang, satu pola
- Barang masuk — PO dikonfirmasi → Receipt (WH/IN) → Validate → stok bertambah, kolom Received terisi.
- Barang keluar — SO dikonfirmasi → Delivery (WH/OUT) → Validate → stok berkurang, kolom Delivered terisi.
Polanya identik dan selalu tersambung ke dokumen sumbernya — jadi angka stok, pesanan, dan tagihan tidak pernah berjalan sendiri-sendiri.