← Semua Panduan
Teduh Technology
Panduan Pengguna
Panduan Pengguna · Operasional · Odoo 19

Receipt Order & Delivery Order

Barang masuk dari vendor, barang keluar ke pelanggan — memproses penerimaan (WH/IN) dan pengiriman (WH/OUT) dalam satu langkah di aplikasi Inventory.

Langkah 01

Pahami alur satu langkah

Secara default, Odoo Inventory memproses barang masuk dan keluar dalam satu langkah: pembelian diterima langsung ke stok, dan pengiriman diambil langsung dari stok ke pelanggan. Untuk toko online pada umumnya, ini alur yang paling sederhana dan cukup.

Pengaturannya per gudang: buka Inventory Configuration Warehouses, pilih gudangnya, lalu di tab Warehouse Configuration pastikan:

  • Incoming Shipments = Receive goods directly (1 step)
  • Outgoing Shipments = Deliver goods directly (1 step)
Pengaturan incoming dan outgoing shipments pada form gudang
Konfigurasi gudang satu langkah · sumber: dokumentasi resmi Odoo
Catatan

Pilihan Shipments di form gudang baru terlihat jika fitur Multi-Step Routes aktif (Inventory Configuration Settings › bagian Warehouse). Jumlah langkah masuk dan keluar juga tidak harus sama — misalnya terima 1 langkah, tapi kirim 3 langkah (pick + pack + ship) bila operasional gudang membutuhkannya.

Bagian A — Receipt Order (Barang Masuk)
Langkah 02

Dari purchase order ke receipt

Receipt lahir otomatis dari purchase order. Buat PO seperti biasa (lihat panduan Purchase Order & Vendor): PurchaseNew, pilih vendor, tambahkan produk, lalu Confirm Order.

Begitu PO terkonfirmasi, tombol pintar Receipt muncul di atas form. Klik untuk membuka dokumen penerimaan gudang WH/IN.

Tombol pintar Receipt pada purchase order terkonfirmasi
Tombol pintar Receipt di form PO · sumber: dokumentasi resmi Odoo
Langkah 03

Proses penerimaan barang

Saat barang dari vendor tiba, buka form receipt tersebut dan klik Validate. Receipt berpindah ke tahap Done — stok gudang otomatis bertambah.

Receipt tervalidasi berstatus Done
Receipt selesai divalidasi · sumber: dokumentasi resmi Odoo

Kembali ke PO lewat breadcrumbs di atas form: kolom Received pada baris produk kini sama dengan jumlah yang dipesan — bukti penerimaan tercatat rapi.

Bagian B — Delivery Order (Barang Keluar)
Langkah 04

Dari sales order ke delivery

Delivery order pun lahir otomatis dari sales order. Buat SO seperti biasa (lihat panduan Sales Order & Customer): SalesNew, pilih customer, tambahkan produk, lalu Confirm.

Begitu SO terkonfirmasi, tombol pintar Delivery muncul di atas form. Klik untuk membuka dokumen pengiriman gudang WH/OUT.

Tombol pintar Delivery pada sales order terkonfirmasi
Tombol pintar Delivery di form SO · sumber: dokumentasi resmi Odoo
Langkah 05

Proses pengiriman barang

Saat barang siap dikirim, buka form delivery tersebut:

  1. Isi kolom Quantity sesuai jumlah pesanan di kolom Demand (atau lebih kecil bila kirim sebagian).
  2. Klik Validate — delivery order berpindah ke tahap Done, dan stok gudang otomatis berkurang.
Delivery order tervalidasi berstatus Done
Delivery selesai divalidasi · sumber: dokumentasi resmi Odoo

Kembali ke SO lewat breadcrumbs: kolom Delivered kini sesuai jumlah pesanan. Jika kebijakan penagihan produk memakai Invoice what is delivered, di titik inilah invoice baru bisa dibuat.

Ringkasan

Dua pintu gudang, satu pola

  • Barang masuk — PO dikonfirmasi → Receipt (WH/IN) → Validate → stok bertambah, kolom Received terisi.
  • Barang keluar — SO dikonfirmasi → Delivery (WH/OUT) → Validate → stok berkurang, kolom Delivered terisi.

Polanya identik dan selalu tersambung ke dokumen sumbernya — jadi angka stok, pesanan, dan tagihan tidak pernah berjalan sendiri-sendiri.

← Sales Order & Customer Invoicing · Payment · Reconcile →